Bupati Rohil Minta Batik BSP Terus Dikembangkan 

Sabtu, 04 Agustus 2018 - 11:55 WIB
Bupati Rokan Hilir H Suyatno menyempatkan diri untuk mencoba membuat batik. (Foto: RMC/Jhoni)

RIAUMANDIRI.CO, BAGANBATU - Bupati Rokan Hilir H Suyatno sangat antusias melihat batik bermotifkan pohon kelapa sawit yang dikembangkan oleh kelompok usaha masyarakat Kepenghuluan Bagan Sapta Permai, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir.

Bahkan, Bupati pun tak hanya melihat-lihat batik yang dipajang pada stand Kepenghuluan Bagan Sapta Permai (BSP). Namun tanpa sungkan orang nomor wahid di Negeri Seribu Kubah ini pun mencoba untuk mengambil cantengan serta selembar kain putih polos dan selanjutnya langaung menggoreskan mata cantengan kain tersebut untuk kemudian dilanjutkan oleh ibu-ibu kelompok pengrajin batik. 

“Ternyata ini produk lokal yang bagus dan ini harus terus mendapatkan perhatian penuh sehingga dapat dikembangkan,” ucap Suyatno sambil memegang batik bercorak kelapa sawit di depan para hadirin yang hadir pada acara Pencanangan Produk Unggulan Kepenghuluan se-Kecamatan Bagan Sinembah, Kamis (2/8/2018) lalu. 

Bahkan, ketika berkunjung itu, Suyatno pun mendapatkan penjelasan dari Ketua PKK Bagan Sapta Permai, Hj Susi Sutejo beserta ibu-ibu pengrajin batik lainnya. 

"Coba bayangkan, untuk mendapatkan hasil sebagus ini ibu-ibu ini harus berbelanja seluruhnya dari Yogyakarta, mulai dari cantengan sampai kain yang dijadikan bahan baku batiknya," terang Suyatno kembali. 

Sebelumnya Camat Bagan Sinembah, Sakinah, SSTP, MSi yang didampingi Datuk Penghulu Bagan Sapta Permai, H Sutejo kemarin juga menyebutkan, Kepenghuluan BSP adalah merupakan kepenghuluan pertama di Kecamatan Bagan Sinembah yang berhasil memproduksi kain batik. 

"Ini daerah pertama di Bagan Sinembah yang memproduksi kain batik. Dan semua ini dikerjakan oleh kaum ibu-ibu PKK-nya," jelas Sakinah. 

Oleh karena itu, dirinya juga meminta perhatian dari semua kalangan untuk dapat mempromosikan batik lokal tersebut.  "Misalnya dengan cara semua perusahaan atau pun instansi bisa saja memakai batik buatan ibu-ibu dari Bagan Sapta Permai ini," tegas Sakinah.


Reporter: Jhoni Saputra

Editor: Mohd Moralis

Terkini

Terpopuler